Langsung ke konten utama

PKL Perdana PART I

Sore itu dimana mentari semakin menyembunyikan sinarnya, semakin larut matahari ditelan bumi yaaahhh tepat tanggal 10 April 2015 kami mahasiswa Pend. Biologi FKIP Unlam melakukan PKL Perdana. Tujuan kami ke Pantai Batakan tepatnya di Kab. Tanah Laut Banjarmasin dimana kami harus praktikum lapangan Zoologi Invertebrata. Perjalanan menggunakan bus tiga buah dimana penumpangnya terdiri dari tiga Dosen Pembimbing yaitu Drs. Dharmono, M.Si, Mahrudin, S.Pd, M.Pd dan M. Arsyad, S.Pd, M.Pd. 18 Asisten Dosen dan 77 Mahasiswa yang tidak bisa disebutkan satu persatu hehe.. Perjalanan cukup jauh selama tiga jam setelah jam enam sore sampai kami baruu bisa sholat, makan dan istirahat di basecamp hingga akhirnya jam sepuluh barulah responsip dimulai ... ini lho praktikum kita di lapangan dag dig dug .. saya  yakin rata-rata semua mahasiswa yang terdiri 18 kelompok disertai satu asdos (asistes dosen) pendamping per kelompok tegang semua dilihat dari wajah mereka. Yaah karena baru sampai dan istirahat kami harus melakukan untuk yang pertama kalinya.
Malam itu kami mencari phylum dari Arthopoda kelas Insecta dimana kami harus mencari dibawah sinar lampu di perumahan penduduk selama tiga puluh menit. Kebayang donk gimana kritis dan grusukannya kami dalam 30 menit itu. Kami pun mempersiapkan peralatan praktikum seperti senter, plastik sempel, jaring, spidol akhirnya kami go ke tiap rumah penduduk dan... kami saling berebut tempat bersama kakak Asdos dan dalam waktu itu kami perkenalan disertai pendekan dengan kakak Asdos cieeeyy, malam itu semakin seru takkala angin malam semakin menghembus dan rumah-rumah penduduk sudah amat rapi, sepi, bagaikan desa tak berpenghuni hanya sorot-sorotan lampu yang membuat seakan-akan desa itu hidup. Dalam waktu itu para dosen berkeliling untuk memantau para asdos dan mahasiswa. Cukup seru dimana kami harus mengkorek-korek tanah, melihati inci per inci dinding dan lantai hehe. Alhasil cukup memuaskan setelah dapat berpuluh-puluh spesies kami kembali ke basecamp untuk istirahat dan mendapat pengarahan responsif selanjutnya

BERSAMBUNG ...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RUMUS BUNGA DAN DIAGRAM BUNGA

PRAKTIKUM I V MORFOLOGI TUMBUHAN (A BKC 2203 ) RUMUS BUNGA DAN DIAGRAM BUNGA Dosen Pengasuh: Dra. Sri Amintarti, M.Si M. Arsyad, S.Pd, M.Pd Asisten Dosen: Anis Hilaliah Yunida Ulfah Disusun Oleh: Habibah Nurhayati (A1C21 4012 ) KELOMPOK V IIA                                                       PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN MEI 201 5   PRAKTIKUM VII Topik                    : Rumus bunga dan diagram bunga Tujuan      ...

TATA LETAK DAUN, RUMUS DAUN, DAN DIAGRAM DAUN

PRAKTIKUM III MORFOLOGI TUMBUHAN (AKKC 224) TATA LETAK DAUN,   RUMUS DAUN,   DAN DIAGRAM DAUN Dosen Pengasuh: Dra. Sri Amintarti, M.Si M. Arsyad, S.Pd, M.Pd Asisten Dosen: Anis Yunida Ulfah Disusun Oleh: Habibah Nurhayati (A1C21 4012 ) KELOMPOK V IIA                                                       PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN IPA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT BANJARMASIN MARET 201 5 PRAKTIKM III Topik                    : Tata letak daun, rumus daun, dan diagram daun T...

Mengapa perempuan wajib berliterasi?

Semoga menginspirasi.. Perkenalkan, nama penulis Habibah Nurhayati. Pengalaman penulis dalam dunia literasi dimulai sejak SMP dengan menjadi guru ngaji di kampong. Kebtulan rumah penulis berada di depan masjid dan penulis menemani guru ngaji di desa . Sejak SMA penulis menjadi guru bimbel untuk anak-anak SD yang akan menempuh ujian nasional.hingga sampai di perguruan tinggi, penulis masih aktif menjadi guru bimbel untuk anak-anak SMP & SMA, khusus pelajaran biologi hingga saat ini, ditengah asyiknya dunia pendidikan yang penulis jalani, Kalau dulu penulis berprinsip “Prestasi Terbaik” dan hanya menerima siswa yang siap belajar, sekarang penulis memakai prinsip “Pendidikan Untuk Semua” itu maha penting. penulis tetap menjalankan passion penulis , namun berbeda sekarang. Sekarang penulis menjadi aktifis sosial kependidikan. penulis terjun bebas mengajari anak-anak di perbatasan antara Kalimantan Selatan – Kalimantan Tengah, minimal mengajari mereka untuk membentu...